Diberdayakan oleh Blogger.

Pages

  • Beranda
Google+ Youtube facebook twitter instagram Email

SKULIZER

SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN


Jadi ceritanya waktu itu aku mau ngedit video di laptop. Nah berhubung laptop ku spek-nya ngga terlalu tinggi, jadi aku bisanya cuma pakai aplikasi edit video yang ringan. Setelah searching sana sini akhirnya aku menemukan sebuah aplikasi ringan dan cukup bagus untuk ngedit video namanya Videopad.

Langsung aja aku cari di mbah google dengan kata kunci full registration videopad. Aku ketemu sama satu blog yang menghadirkan link download dan panduan cara install yang cukup ampuh. Teman-teman bisa klik link ini, KLIK untuk download file-nya. Lihat aja bagian bawah post, disitu terdapat link download dan juga panduan cara install. 

Nah setelah aku download file-nya terus aku esktrak dan install sesuai panduan dari blog itu. Videopad kini bisa aku gunakan di laptop. Aplikasinya benar-benar ringan. Ukuran file-nya juga ngga sampe ratusan megabyte. Cara menggunakannya juga cukup mudah, cukup masukan file yang ingin di edit setelah itu export dengan menekan CTRL+B. 

Waktu export video, tiba-tiba error. Muncul tulisan seperti ini : "C:\Program Files (x86)\NCH Software\Components\x264enc7\x264enc7.exe". Aku cek ulang panduan cara install di blog itu siapa tau ada yang salah namun setelah di cek ulang semua tahap aku lakukan dengan benar. Aku searching lagi sana sini di mbah google. Akhirnya lewat sebuah video di youtube aku berhasil mengatasi export error tadi. Teman-teman bisa klik ini, KLIK, untuk melihat videonya.


Ikuti satu persatu panduan yang di hadirkan dalam video itu. Teman-teman bisa download plug in tambahan yang digunakan dalam video itu dan klik link ini, KLIK untuk download file-nya. Setelah itu install plug in yang telah di download tadi. Tada! Kini export videopad sudah tidak error lagi.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Karya : Muhammad Zainal
Facebook
Instagram

Perkenalkan namaku Noval, aku punya dua orang sahabat namanya Anggi dan Zainal. Temanku yang bernama Anggi orangnya stay cool dan ganteng tapi itu kata dia sendiri. Anggi punya kebiasaan buruk yaitu suka makan jengkol. Akibat kebiasaan buruknya itu Anggi selalu gagal menjalin hubungan dengan cewek. 

Suatu hari Anggi berkenalan dengan seorang cewek lewat Instagram. Mereka saling balas DM dan saling like-like`an foto. Kemesraan dunia maya itu berlanjut di dunia nyata. Anggi menjemput gebetannya dengan menaiki mobil avanza dan mereka pun duduk di Medan Night Market jalan Adam Malik. Suasana riuh dan alunan musik pengiring menambah kemesraan.


"Yang! Aku mau ngomong sesuatu nih?" bisik Anggi.
Tiba-tiba gebetannya langsung tutup mulut.
"Lah, Ayang kenapa?" 
"Nafas kamu bau, Yang. Kamu makan jengkol ya?" kata gebetan Anggi
"Hehe iya Yang. Jengkol itu enak, penambah nafsu makan, mengobati sel-sel kangker ..."
"Iya nafasnya bikin paru-paru manded!" ketus gebetan Anggi.

Anggi diam.

"Kamu kalau mau makan jengkol jangan pas ketemu sama aku lah. Ilfil tau ngga!"

Gebetan Anggi langsung beranjak dari tempat duduk dan pergi meninggalkan Anggi. Anggi terbengong lalu mencium nafasnya dan berkata :

"Hmm... kenikmatan duniawi".

Temanku yang bernama Zainal ini anak Batak asli. Kendaraan dia banyak karena ia tukang jaga parkir.


"Seribu, dua ribu, tiga ribu, dekku! Sini aja dek masih muat. Jangan kunci stang ya, kunci aja hatimu ke abang, Dek. Ahahaha, Uwak kau!" Zainal ketawa. 

"Sikit juga hari ini bah. Mau tak bisa malam mingguan nih sama si Marta. Makan nggak nambah ngga senang hidupnya. Tapi ngga papa lah, gendut-gendut banyak warisan bapaknya, Ahahaha, Uwak kau!" Zainal ketawa lagi.

Itulah sahabat-sahabatku. Entah kenapa aku bisa kenal dengan mereka. Ohiya aku fans berat sama Miawaug, kalian tau kan. Apa! Kalian ngga tahu. Oke ku kasih tau nih. Dia itu Youtuber gamers yang punya banyak subscriber. Dari dulu aku pengen banget jadi kayak dia karena aku hobby ngegame juga bahkan sampe larut malam.

"Wee aku ambil buff, push tower, wee. Jhonson kamvret noob" teriak Noval kayak orang gila.

Beberapa jam kemudian.

"Woii!! Fal, serang dia, jangan diam aja. Woii!! Fal" kata kawan clan Noval.

Hero Noval tidak bergerak.

"Woii!! Fal, kampret, jangan diam aja, serang!!"

Hero Noval masih tetap tak bergerak

"Woii!! Fal, majulah. Anjiirr .. jadi mati aku kan" 

Kawan clan Noval emosi dan membanting hp tapi bukan hp yang dia pakai untuk main game melainkan hp rusak yang sudah jadi kebiasaannya. Besok-besoknya kawan clan Noval menanyai Noval.

"Sorry we ketiduran aku"
Kawan clan Noval banting hp rusak lagi.


Ohiya kami bertiga punya markas dimana jadi tempat untuk kami bertukar pikiran.

Noval : "We!! kelen merasa ngga kalo kita gini-gini aja. Coba la kita ubah pola hidup kita kayak kawan-kawan yang lain. Ya jadi orang normal gitu. Keluar kek punya pacar, nonton atau apalah."

Zainal : "Uwak kau! Berarti ko bilang hidupku ngga normal, Ha! Jadi si Marta itu bukan cewek ku.
Ko anggap apa dia, Ha! Peliharaan" Zainal naik darah.

Anggi : "Haha cocoknya gitu. Ngasi makan dia aja kerjaan mu kan?"

Noval : "Haha bukan gitu men. Ya kita ubah lah penampilan kita biar lebih terkenal. Punya cewek cantik dan bisa menikmati masa muda." 

Zainal : "Halah banyak kali kuah kuah kau. Minum teh manis aja jackpot kau. Aku dah cukup terkenal. Zainal nih bukan sembarangan. Lahan parkir indomaret itu semua orang tau namaku. Udah, aku cukup terkenal. Terkenal kali ..." 

Anggi : "Kayaknya betul juga ide kau Fal. Aku juga mau berubah nih, selalu gagal dapetin cewek" 

Noval: "Kau sih udah keren, sayangnya nafas kau aja yang bauk. Sumpah, bauk jengkol busuk"

Zainal : "Ahaha kok bisa hidop lah orang kek kau. Kasihan aku nengok kau, ganteng-ganteng nafas bauk limbah pabrik pellet"

Anggi : "Eh kau udah berlebihan itu. Muka kau aja udah kayak pantat onta. Kau lagi Fal, mukak kau mirip tikus tanah. Udah aku ngga perlu lagi ide gilak kau itu"

Noval : "Lho kok gitu. Kok saling ngejek. Udah gini aja kek mana kalau kita lomba dapetin Angle. Siapa yag menang harus nurutin semua permintaan, apapun itu"


Zaina & Anggi : Oke siapa takut!!"
Noval : "Oke kita buktikan!!"

Bersambung ....
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar


Film ini aku temukan di lapak download langgananku. Tertarik menonton karena trailer filmnya yang memperlihatkan sekumpulan anak muda dan komunitas musik Funk. Sebagai orang yang menyukai film-film bergenre musical dan punya niat untuk membuat film seperti itu suatu hari nanti, tidak ada salahnya untuk menonton film ini. Hitung-hitung buat menambah referensi.

 Adegan awal film ini memperlihatkan beberapa simbol-simbol aneh di dalam sesuatu yang berbentuk seperti telur melayang-layang layaknya di luar angakasa. Lalu selanjutnya kita menyaksikan adegan seorang pria terbangun dari tidurnya dan memutarkan musik funk di Turntable lalu mengangguk-angguk seperti kerasukan jiwa. 

Kebanyakan film musical mengambil konsep pertunjukkan Opera atau Broadway Musical. Jarang sekali ada yang mengambil konsep musik anak jalanan. Sekalipun ada, kualitas filmnya tidak terlalu bagus. Melihat adegan awal film ini di tambah lagi trailernya membuat ekspektasiku jadi tinggi. Berharap mendapatkan tontonan musical ala funk, film ini justru membuat kepalaku pusing. 

Bercerita tentang tiga anak muda yang menyukai musik funk, Enn (Alex Sharp), John (Ethan Lawrence) dan Vic (AJ Lewis). Mereka bertiga lalu mendatangi klub musik funk di Croydon dan menyaksikan pertunjukan Band gila bernama Dyschords. Setelah pulang dari Croydon, di perjalanan Enn mendengarkan alunan musik aneh. Mereka lalu mengikuti arah musik tersebut dan sampai pada sebuah tempat. 


Di tempat itu mereka bertiga di sambut oleh seorang perempuan yang memakai kostum aneh bernama Stella. Stella lalu mengijinkan mereka bertiga masuk ke dalam. Selama berada di dalam, mereka melihat hal-hal aneh dan absurd. Enn pun bertemu dengan seorang perempuan bernama Zan (Elle Fanning) yang tertarik akan musik funk dan meminta Enn untuk mengajaknya ke pesta.

Dari situ segala ekspektasiku tentang film musical ala funk lenyap sudah. How to Talk to Girl at Parties, bak novel Supernova karya Dee Lestari. Ceritanya mengarah pada sebuah kunjungan makhluk asing di bumi dan cerita romansa antara makhluk asing tersebut dengan manusia. Makhluk asing tersebut tidak mengerikan seperti dalam film Predator namun berbentuk layakya manusia.

Mereka mempunyai tradisi yang aneh, ada yang terus berteriak, menari-nari dan ada juga yang bisa menumbuhkan diri. Simbol-simbol di awal adegan merupakan penjelasan tentang tiap-tiap koloni makhluk asing tersebut. Mereka adalah Semangat, Pikiran, Suara, Keinginan, Seks, & Kekuatan. Namun seiring dengan tumbuhnya benih asmara antara Zan dan Enn, koloni tersebut bertambah satu lagi yaitu Hati. 


How to Talk to Girls at Parties bukanlah sajian nan murahan yang asal sekedar absurd. Dengan adanya Nicole Kidman di dalam film ini jelas menunjukan bahwa film ini mempunyai nilai lain. Namun entah terletak di kesalahan naskah atau kurangnya eksekusi Sutradara, film ini jadi sajian garing nan membosankan. 

Beberapa adegan cukup menghibur ketika filmnya masuk ke ranah musik Funk. Aksi gila dari vocalis Dyschords merupakan yang terbaik dari film ini. Sang vocalis tampil nyentrik dengan busana seperti banci dikejar Satpol PP. Ia berteriak, berjoget, meludah bahkan melompat dari atas panggung dan menciumi orang yang bakal mengontraknya. 

Tak ketinggalan juga aksi gila dari Elle Fanning yang bergaya Funk dan bernyanyi seperti vocalis Evanescence. Kepandaian Elle Fanning memainkan ekspresi datar dan tatapan ingin ingin tau bahkan sampai melakukan adegan ciuman gila seperti : menciumi satu persatu orang yang ada di Croydon, Menciumi hidung Enn, menjilati kuping Enn dan adegan ciuman sambil muntah. 


Menjelang klimkas, film ini kehilangan daya tarik dan seperti kebingungan untuk mengakhiri film. Karakter Enn yang merupakan karakter utama dalam film ini juga belum mampu mengambil simpati penonton. Akting Nicole Kidman sudah tidak perlu di ragukan lagi, namun lemahnya penulisan naskah membuat dialognya terasa aneh. Mungkin itu karena tema filmnya yang tentang makhluk asing.

Terakhir, How to Talk to Girls at Parties merupakan film fiksi ilmiah romansa komedi yang masih dapat memberikan hiburan terlepas dari semua keanehan yang ada dalam filmnya.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Karya : Muhammad Zainal
Facebook
Instagram

Sepasang kekasih yang sedang pergi memancing disebuah kolam pancing terlihat begitu mesra. Sang cowok yang sedang mempersiapkan alat-alat pancingnya dan si cewek asik ngevlog dan terus mengambil object foto. Mereka terlihat sangat menikmati dan bersenang-senang.

Tiba-tiba si cewek tersebut tanpa sengaja melihat sesosok pria yang menggunakan jaket hitam dan terlihat begitu misterius. Tetapi karena merasa tidak kenal, ia hanya mengabaikannya saja. Tak lama kemudian si cewek melihatnya kembali dan terlihat pria misterius tersebut begitu serius menatap mereka.

Terlihat mata yang merah seakan akan menyimpan rasa dendam. Tapi si cewek tersebut masih mengabaikannya, menurutnya itu tidak penting dan tetap asik bersama cowoknya. Si cewek menyuruh cowoknya agar berpose untuk di foto lalu cowoknya pun berdiri, bergaya sambil memegang pancing.

Tiba-tiba pria misterius tersebut mengeluarkan pisau di kantung jaketnya dan mendekati sepasang kekasih tersebut. Waktu si cewek ingin memfoto pacarnya si pria misterius tersebut langsung menusuk kepala si cowok dari belakang. Si cewek langsung syok dan lari sambil berteriak mintak tolong. Pria misterius itu terus mengejarnya.



Cewek tersebut terus berlari dan tak sengaja terpeleset ke kolam. Pria misterius tersebut mendekati si cewek dan langsung menusukkan pisau di kepalanya. Setalah membunuh satu pasangan tadi pria misterius tersebut terlihat sangat sedih. Dari wajahnya keluar air mata.

Ternyata pria misterius tersebut memiliki masa lalu yang cukup kelam, dimana dulunya ia memilki pacar, mereka sering memancing bersama di kolam tersebut. Pacar pria misterius itu tewas di lokasi pancing tersebut.

Pria misterius tersebut sangat sedih dan dengan kesedihan yang mendalam, ia menjadi frustasi. Pria misterius itu selalu datang ke kolam pancing itu untuk mengingat pacarnya yang telah tewas.
Sebenarnya misterius itu bukan melihati kedua pasangan tersebut. 

Ia hanya terkejut melihat arwah pacarnya yang terlihat sangat marah dan cemburu. Karena tidak terima melihat arwah pacarnya sedih dan marah, pria tersebut membunuh sepasang kekasih itu untyk membuat arwah pacarnya senang kembali.

Begitulah ceritanya sekian dan terima kasih........

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar


Film ini dibuka dengan adegan seorang pria yang terlihat kebingungan setelah bangun tidur. Pria itu memerhatikan bentuk tubuhnya, lalu memotret dirinya sendiri, menyebutkan sesuatu di kamera dan menyetel alarm untuk jam 23.00 dan menyetel lagi untuk jam 23.50. Adegan selanjutnya kita tahu kalau pria yang bernama Justin tadi mempunyai pacar yang sangat manis bernama Rhiannon. 


Secara cerita, film ini berfokus pada kehidupan asmara Rhiannon. Ketidakpuasannya terhadap sang pacar karena dinilai terlalu cuek dan kurang memerhatikan dirinya membuat Rhiannon mencoba membuka hatinya untuk orang lain. Namun layaknya sebuah film romansa pada umumnya, kehadiran orang lain itu tak bertahan lama, karena kemudian sang pacar mengetahui dan mengusirnya. Rhiannon pun kembali terjebak pada kehidupan romansa yang membosankan. 

Sekilas dari sinopsis diatas memperlihatkan pada kita bahwa tidak ada yang aneh dalam film Every Day. Ceritanya juga terlihat biasa dan mudah ditemui pada film romansa lainnya. Itu jugalah yang terjadi padaku ketika pertama kali menonton. Berharap mendapatkan cerita romantis nan sedih, Every Day justru bergerak keranah fiksi ilmiah.

Rhiannon di datangi oleh orang asing yang kemudian mencoba untuk akrab padanya. Anehnya lagi, orang asing itu seperti mengetahui semua kesukaan Rhiannon. Rhiannon pun tertarik dan jatuh cinta pada orang asing tersebut. Sayangnya orang asing itu hanya bisa bertahan satu hari. Karena esoknya orang itu akan berpindah tubuh ke orang lain lagi. Inilah bagian aneh dalam film Every Day.


Orang asing itu bernama 'A' adalah seseorang yang terbangun di tubuh berbeda setiap harinya. Di adegan pembuka, 'A' terbangun di tubuhnya Justin, pacar Rhiannon. Hal itu juga yang membuat Justin begitu romantis kepada Rhiannon. Mengajak Rhiannon berkencan, mendengarkan musik kesukaan Rhiannon dan bernyanyi bersama lalu bercerita tentang kehidupan pribadi yang selama mereka pacaran tak pernah sedikitpun di lakukan Justin.

Esoknya, 'A' terbangun di tubuh yang berbeda lagi. Kali ini seorang pria bernama Nathan. Justin pun kembali semula, menjadi pribadi cuek dan kurang memerhatikan Rhiannon juga tak dapat mengingat kejadian semalam. 'A' dalam tubuh Nathan bertemu dengan Rhiannon di sebuah pesta. Mereka kemudian menjadi akrab dan berbagi kisah masing-masing. Justin yang melihatnya terbakar cemburu lalu mengusir 'A'. Esoknya, 'A' terbangun di tubuh yang berbeda lagi.


Every Day tidak benar-benar menjadikan filmnya bergerak ke ranah fiksi ilmiah. Sang sutradara, Michael Sucsy, tahu betul arah filmnya kemana. Terlepas dari alur ceritanya yang rumit, Every Day tetaplah sebuah film romansa yang kebanyakan penontonnya berasal dari kaum remaja. Maka hal terpentingnya adalah menghadirkan momen-momen romantis yang dapat menyenangkan penonton dan Michael Sucsy bisa melakukannya. 

Naskah buatan Jesse Andrews mampu menghadirkan penjelasan-penjelasan ilmiah seputar jati diri 'A' dengan begitu ringan dan santai layaknya seperti obrolan biasa. Meskipun terdapat kemonotonan ditengah film akibat ketiadaan konflik dalam cerita. Tapi setidaknya Jesse tidak meninggalkan tanda tanya selepas film usai. Penonton pun diberi gambaran masa depan jika Rhiannon terus bersama 'A' yang memiliki kejadian aneh seperti itu. Apakah mereka akan bahagia atau malah tidak. Hal ini juga berfungsi sebagai pengakhir film.

Sosok Rhiannon yang diperankan oleh Angourie Rice paling berhasil mencuri perhatian. Ia tampil sederhana dengan sikap yang tak mau ambil pusing dengan perkataan orang lain terhadapnya. Tiap dialog yang keluar dari mulutnya terasa enak didengar di tambah senyumnya yang bisa meluluhkan hati penonton. Begitupun 'juga A' yang dimainkan oleh banyak orang tetap menjadikannya karakter yang dengan mudah disukai dan tak kehilangan daya tarik. 


Every Day adalah sebuah film romantis fiksi ilmiah yang mudah ditonton oleh siapa saja tanpa harus merasa takut terjebak pada kerumitan alurnya. Karena Every Day mampu menghadirkan tiap momen begitu romantis.  

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts

Tentang Aku


Welcome to my blog.
Namaku Arif Hidayat, seorang pria biasa yang menjadi Penikmat Film | Pendengar Musik | Pencandu Buku. Kritik dan saran atau sharing bisa menghubungi lewat email : deni.aries86@gmail.com

Follow Us

  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Google+
  • Youtube

Categories

Film Ulasan Cerpen Makalah Tutorial

recent posts

Blog Archive

  • Januari 2019 (1)
  • November 2018 (3)
  • September 2018 (5)

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates